Senin, 26 Agustus 2013

Statistika


Statistika


Pokok-pokok Bahasan


  1. Menyajikan Data dengan Total dan Diagram
  2. Ukuran Statistik
  3. Sebaran Frekuensi

Menyajikan data dengan tabel dan diagram


Statistik


Misal kita berkepentingan untuk mengetahui sesuatu obyek atau sasaran penelitian. Untuk itu kita perlu melakukan penelitian atau pengamatan. Jika objek yang akan diselidiki mempunyai ukuran kecil (sedikit), maka kita dapat mengamati keseluruhan anggotanya. Tetapi jika objek yang kita selidiki sangat besar (banyak) atau tidak mungkin mengamati seluruhnya, maka sebagian dari objek tersebut diambil untuk diteliti.
Dalam penelitian kita melakukan pengumpulan data. Data tersebut dapat berupa data numerik (kuantitatif) atau data kategorik (kualitatif). Data yang telah dikumpulkan dapat diolah dengan menggunakan kaidah-kaidah statistik, sehingga dapat disajikan hingga memberi informasi yang berarti tentang yang diselidiki. Selanjutnya dapat diteruskan menganalisa data, sehingga dapat dilakukan penaksiran atau pendugaan tentang kejadian atau keadaan yang mungkin dari objek yang diselidiki tersebut.
Secara umum dalam metode statistik, dibahas tentang penyajian data dan penaksiran hal-hal yang mungkin terjadi dari objek yang diselidiki. Dan sesuai dengan itu, maka metode statistik dikelompokkan dalam dua kelompok besar, yaitu:

  1. Statistik deskriptif


  2. . Statistik deskriptif merupakan metode-metode yang berkaitan dengan pengumpulan dan penyajian data sehingga memberi informasi yang berarti tentang yang diselidiki.

  3. Statistik inferens


  4. . Statistik inferens merupakan metode-metode yang berkaitan dengan analisa sebagian data untuk kemudian digunakan menaksir dan menarik kesimpulan tentang keseluruhan data.

Kejadian dan ruang sampel



Himpunan dari semua objek yang sedang diamati atau diteliti disebut populasi. Ukuran populasi atau banyaknya pengamatan pada suatu populasi dapat terhingga atau tidak terhingga. Nilai-nilai yang menjelaskan ciri populasi, misalnya rata-rata populasi dilambangkan dengan mu dan simpangan baku populasi dilambangkan dengan sigma, banyak anggota populasi dilambangkan dengan N.
Dalam penyelidikan atau penelitian terhadap sesuatu objek, adakalanya tidak mungkin melakukan penelitian terhadap semua anggotanya. Misalnya untuk mengetahui umur rata-rata lampu pijar yang diproduksi oleh sebuah pabrik, tentu penelitian tidak mungkin dilakukan terhadap semua lampu pijar yang diproduksi pabrik tersebut. Di samping itu, penelitian terhadap semua lampu pijar yang diproduksi pabrik tersebut. Disamping itu, penelitian terhadap suatu objek yang ukuran populasinya sangat besar cenderung memakan waktu yang cukup lama dan biaya yang sangat besar.
Karena hal demikian maka untuk keperluan penelitian tentang populasi, umumnya diambil sebagian anggota populasi yang dianggap dapat mewakili populasi untuk diteliti. Himpunan sebagian anggota populasi yang diambil untuk diteliti ini disebut sampel atau contoh. Jadi sampel merupakan himpunan bagian dari populasi. Nilai-nilai yang menjelaskan ciri sampel disebut statistik. Misalnya rata-rata sampel yang dilambangkan dengan x bar dan simpangan baku sampel yang dilambangkan dengans, banyak data dilambangkan dengan n.
Jika seluruh anggota populasi diteliti, maka penelitian tersebut disebut sensus.

Contoh 1:


Berdasarkan pengalaman diketahui bahwa produksi harian dari para buruh suatu pabrik rata-rata sama dengan 600 kotak kue, dengan simpangan baku 200. Bila dilakukan perhitungan produksi dalam 16 hari yang dipilih secara acak, maka dihasilkan rata-rata 624 kotak kue dengan simpangan 196.
Dari pernyataan diatas dapat kita peroleh :
  1. Populasinya adalah produksi harian para buruh suatu pabrik
  2. Rata-rata populasi = 600
  3. Simpangan baku populasi = 200
  4. Diambil sampel sebanyak 16 atau n = 16
  5. Rata-rata sampel = 624
  6. Simpangan baku sampel s = 196

Latihan Uji Kompetensi 1


Menurut pengalaman sebuah perusahaan penerbangan rata-rata tempat duduk yang kosong dalam setiap kali penerbangan sama dengan 14 dengan simpangan baku 3. Untuk menyelidiki hal tersebut perusahaan melakukan penelitian dengan mengambil sampel 100 kali penerbangan. Dari sampel tersebut diperoleh bahwa rata-rata tempat duduk kosong sama dengan 13 dan simpangan baku sama dengan 4.
  1. Populsi pada bacaan di atas adalah .....
    • penerbangan sebuah perusahaan
    • tempat duduk yang kosong pada sebuah penerbangan
    • perusahaan penerbangan
    • rata-rata tempat duduk kosong
    • penerbangan
  2. Angka 14 pada bacaan diatas adalah .....
    • N
    • S
    • x
    • Q
    • n
  3. Pada bacaan diatas nilai s = .....
    • 100
    • 14
    • 13
    • 4
    • 3
  4. angka 13 pada bacaan diatas adalah .....
    • N
    • S
    • x
    • Q
    • n
  5. Angka 3 pada bacaan diatas adalah .....
    • n
    • S
    • x
    • Q
    • n

Pengumpulan dan Penyajian data


seperti telah diuraikan di bagian awal, bahwa untuk menyelidiki suatu objek kita perlu melakukan pengamatan atau penelitian. Hasil pengamatan tersebut dicatat dan dikumpulkan sehingga terbentuk apa yang disebut data. Data yang dikumpulkan dapat berupa data numerik (kualitatif), misalnya banyak tempat duduk yang kosong pada setiap penerbangan 1, 2, 3 dan seterusnya atau dapat berupa data kategorik, misalnya dalam polling pendapat kita dapat mencatat respon berupa ya atau tidak.
Untuk mengumpulkan data tentang objek yang akan diselidiki, dapat dilakukan beberappa cara, diantaranya adalah :

  1. Penelusuran literatur

  2. Ada kalany sesuatu diteliti, telah pernah diteliti sebelumnya dan dicatat hasilnya. Hasil yang telah diperoleh tersebut digunakan kembali, baik sebagian atau seluruhnya sesuai dengan yang diperlukan.

  3. Angket

  4. Angket atau kuisioner merupakan salah satu cara pengumpulan data. Di dalam angket di daftar sejumlah pertanyaan yang diperlukan untuk dijawab oleh responden yang telah ditentukan sebelumnya.

  5. Wawancara

  6. Wawancara atau interviewmerupakan salah satu cara mengumpulkan data. Dengan wawancara data yang diperlukan ditanyakan langsung kepada responden yang telah ditentukan.

  7. Pengamatan

  8. Pengumpulan data dengan pengamatan atau observasi adalah teknik pengumpulan data yang secara langsung meneliti atau mengamati objek. Teknik ini banyak digunakan para peneliti dari berbagai disiplin ilmu.

Penyajian data